Menghitung Operasi Matriks Gak Pake Ribet!

Hasil perhitungannya akan muncul di sini ya
Matriks ataupun nilai dalam bentuk gambar
%5Cbegin{bmatrix}0%26%260%26%260%5C%5C0%26%260%26%260%5C%5C0%26%260%26%260%5C%5C%5Cend{bmatrix}
Kode LaTex

Cara penggunaan

Barangkali ada yang bingung untuk cara pemakaiannya. Berikut tata cara penggunannya:

  1. Pertama-tama, silahkan untuk dipilih ukuran matriks yang diinginkan melalui elemen select. Di mana kotak menu pertama menunjukkan jumlah baris, dan yang kedua kolomnya.
  2. Setelah itu, diisi elemen/anggota dari matriks yang ingin dihitung pada input yang tersedia. Input paling atas menunjukkan matriks pertama, yaitu M1, dan yang di bawah inputan untuk matriks kedua, yakni M2.
  3. Untuk operasi seperti transpose, determinan, dan invers hanya memerlukan salah satu matriks saja.
  4. Jika dirasa sudah benar, tinggal tekan tombol yang tersedia sesuai dengan kebutuhan kalian operasinya mau seperti apa.

Cocok buat validasi data

Tujuan alat ini dibuat yaitu untuk membantu teman-teman sekalian yang lagi membutuhkan baik itu untuk keperluan tugas maupun kerja.

Kalkulator matriks oleh ISENG Belajar
Kalkulator matriks oleh ISENG Belajar

Menghitung matriks itu mudah, namun perlu ketelitian. Oleh karena itu, kalian bisa melakukan validasi perhitungan menggunakan kalkulator matriks ini.

Bagaimana jika nilai matriks tidak diisi?

Jika suatu elemen matriks tidak diberi nilai, maka secara otomatis nilainya akan dianggap sebagai nol. Sehingga, apabila di antara kalian ada yang lupa memasukkan nilai, maka tidak akan terjadi masalah ataupun anomali dalam perhitungan.

Kok muncul huruf E di hasilnya?

Tenang kawan, huruf E yang muncul bukanlah sebuah error melainkan simbol lain untuk menulisikan 10n. Huruf E ini merupakan arti dari exponent of ten. Sebagai contoh, misal pada hasil tertera E-6, itu sama halnya dengan 10-6.

Rincian tentang error yang muncul

Berikut ini akan dijelaskan beberapa masalah yang mungkin muncul ketika hendak melakukan perhitungan matriks. Error tersebut muncul bukan karena dari interal sistem, melainkan memang sudah menjadi sifat natural matriks itu sendiri. Dalam matematika, matriks memang mempunyai batasan-batasan yang di antaranya seperti yang ada di bawah ini.

Ukuran matriks tidak sesuai

Masalah yang pertama yaitu ketika dua buah matriks ingin dioperasikan namun ukurannya tidak sesuai. Jadi pada operasi pertambahan dan pengurangan, kedua matriks harus mempunyai ordo atau ukuran yang sama, misal matriks M1 mempunyai ukuran n x m, maka matriks M2 pun demikian.

Sedangkan pada operasi perkalian, jumlah kolom dari matriks M1 harus sama dengan jumlah baris pada matriks M2.

Matriks singular

Ketika muncul error seperti ini, itu artinya matriks yang ingin dihitung mempunyai sifat singular, yaitu ketika terdapat suatu martiks persegi, maka jumlah vektor kolom independennya tidak setara dengan banyak kolom matriks tersebut.

Besar determinan dari matriks tersebut yaitu sebesar 0. Masalah ini muncul ketika melakukan perhitungan invers.

Fitur yang tersedia

Kenapa sih harus pakai buatan ISENG Belajar? Itu kan yang muncul dibenak kalian (sotau banget).

Ini dia beberapa fitur yang kami sediakan:

Fitur
Fitur-fiturnya

Bagaimana kalkulator ini bekerja?

Pada dasarnya, kalkulator ini bekerja menggunakan prinsip-prinsip dasar matriks seperti yang dijelaskan pada materi konsep matriks. Sedangkan untuk perhitungan determinan dan invers, alat ini menggunakan metode yang bernama eliminasi Gauss.

Dibuat oleh:
Search icon