Perbedaan Utama Bilangan Kardinal dan Ordinal

Ibnu Riski - February 6th, 2022

bilangan ordinal dan kardinal

Hampir setiap hari baik ketika di jalan maupun di rumah kita sering bertemu dengan angka-angka. Mulai dari nominal-nomial yang sederhana seperti nilai mata uang angka sampai yang rumit seperti perhitungan matematika. Tapi, tahukah kamu dengan adanya penemuan angka ini manusia jadi semakin mudah dalam menjalani hidup. Misalnya, dengan adanya nilai dalam selembar uang kertas kita jadi gampang buat beli sesuatu di warung dan di pasar.

Angka-angka juga memungkinkan kita untuk mempunyai nilai yang disepakati bersama, seperti dalam penggunaan nilai dalam selembar uang kertas tadi. Kalo harga iphone 13 di banderol dengan harga Rp 15.000.000, maka angka tersebut sudah merepresentasikan nilai dari barang tersebut.

Daftar Isi

Perbedaan Bilangan Ordinal dan Kardinal

Berkaitan dengan hal tersebut, melalui tulisan ini gue pengen ngejelasin mengenai bilangan ordinal dan juga kardinal. Mungkin diantara lo ada yang pernah ikut suatu perlombaan. Biasanya setiap pemenang lomba sering disebut dengan istilah-istilah kaya gini :  first winner, second winner, third winner. Ngga hanya itu, bagi lo yang punya medsos juga suka ngomongin istilah seperti second account juga bukan?

Pertanyaannya, kenapa sih ngga bilangnya two account aja? Kalo begitu nanti artinya bakal beda dong.Kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia two account itu artinya dua account. Hal tersebut bermakna, jika seseorang yang mengatakannya berarti memiliki akun sebanyak 2. Berbeda dengan second account, yang artinya adalah akun ke-2. Nah, menarik untuk di bahas sebenernya kenapa sih bisa beda? Biar makin paham mari kita simak beberapa bahasan di bawah ini, karena gue bakal ngebahas tentang perbedaan antara nomor kardinal dan juga nomor ordinal terutama dalam bahasa inggris.

penerapan bilangan ordinal

Penerapan Bilangan Kardinal dan Ordinal

Sebenernya kenapa gue pengen bahas kaya beginian, hal ini dikarenakan pentingnya memahami bahasa inggris dalam kehidupan. Seperti kita tahu juga bahasa inggris itu bakalan kepake di berbagai bidang, baik saat lo yang sekarang masih mengenyam bangku sekolah, kuliah, bahkan ketika lo suatu saat nanti terjun ke dunia professional. Gak hanya itu doang, bahkan saat mengerjakan soal matematika dalam bahasa inggris pun lo bakalan ketemu dengan istilah bahasa inggris. Misalnya seperti soal berikut:

There is a three-digit number. The second digit is four times as big as the third digit, while the first digit is three less than the second digit. What is the number?


Ada bagian yang gue bold di situ, yaitu The second. Nah, itu adalah salah satu penerapan dari bilangan ordinal. Supaya makin paham, coba lo perhatikkan tabel di bawah ini deh.

NumberCardinal NumberOrdinal Number

1

onefirst

2

twosecond
3threethird
4fourfourth
5fivefifth
6sixsixth
7sevenseventh
8eighteighth
9nineninth
10tententh

 

 

Di tabel tersebut penyebutan untuk setiap nomor jelas berbeda, misalnya angka 1 itu ngga disebut dengan one kalo di bilangan ordinal tetapi justru dengan first. Dan begitupun sebaliknya, angka 2 di bilangan kardinal itu ngga disebut sebagai second melainkan adalah two.

Penjelasan Singkat

Sebenernya simpel sih, kalo kita jeli bilangan kardinal tersebut memberitahu kita tentang seberapa banyak sesuatu, dalam hal ini berarti menunjukkan kuantitas. Sementara itu, dalam bilangan ordinal memberitahu kita mengenai posisi, urutan atau peringkat sesuatu. Kalo dalam ilmu kimia biasanya kita suka ketemu sama yang namanya orde, nah itu juga salah satu penerapan dalam bilangan ordinal ini.

Terakhir, buat lo misalnya yang suka nonton acara olimpiade atau asian games. Pasti udah familiar dong sama kata-kata first, second, sama third. Di beberapa game yang lo mainin juga suka ada kata-kata tersebut, misal ketika lo lagi maen balapan seperti nascar rumble maupun crash team racing (CTR). Oke, segitu aja sih pembahasan ringan tentang perbedaan antara ordinari number (bilangan ordinal) sama cardinar number (bilangan kardinal). Semoga setelah baca tulisan ini pemahaman lo akan semakin bertambah. Ohiya, jangan lupa baca juga tulisan lainnya ya. Thanks

Label
Ibnu Riski
Ibnu Riski

Pernah mengambil studi di S1 Fisika Universitas Diponegoro. Menyukai tantangan dan senang belajar hal baru.

Komentar